KOTA SORONG, KasuariNews.com — Dalam upaya mempercepat transformasi digital dan memperkuat kedaulatan infrastruktur teknologi di Tanah Papua, perusahaan IT lokal terkemuka PT Kasuari Solusi Teknologi secara resmi menandatangani kontrak kerja sama strategis dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Penandatanganan nota kemitraan ini dilangsungkan di pada kamis (25/06/2026).Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, dalam sebuah program pemanfaatan pelaku usaha lokal Papua yang visioner.

Prosesi penandatanganan kerja sama komersial ini dilakukan secara langsung oleh Bapak Erick Maurits Tobing selaku General Manager (GM) PT Telkom Witel Papua Barat Daya & Papua Barat, bersama dengan Bapak Daniel Sedik, S.Kom. selaku Direktur Utama PT Kasuari Solusi Teknologi. Melalui kesepakatan ini, kedua belah pihak berkomitmen mengolaborasikan keunggulan infrastruktur nasional Telkom dengan kapabilitas solusi IT kustom milik talenta lokal anak daerah.
Langkah taktis ini mempertegas posisi Kantor Telkom Witel Papua Barat yang berbasis di Kota Sorong sebagai pusat komando operasional, manajemen jaringan, dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi yang membawahi dua provinsi sekaligus, yaitu Papua Barat dan Papua Barat Daya. Meskipun terjadi pemekaran wilayah administratif pemerintahan, integrasi pengelolaan teknologi di bawah kendali Witel Sorong ini menjadi fondasi kokoh yang mempermudah penetrasi ekosistem digital bersama mitra strategis lokal.

“Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, hari ini PT Kasuari Solusi Teknologi resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Telkom Papua Barat & Papua Barat Daya. Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih yang mendalam atas kepercayaan Telkom Indonesia yang telah memberikan ruang nyata bagi perusahaan lokal milik putra daerah OAP (Orang Asli Papua). Kemitraan ini bukan sekadar urusan bisnis semata, melainkan sebuah pengakuan, pemberdayaan, dan kesempatan berharga bagi pengusaha lokal untuk ikut andil secara langsung dalam pembangunan infrastruktur digital dan layanan teknologi mutakhir di atas tanah kami sendiri, Tanah Papua,” ungkap Daniel Sedik, S.Kom., Direktur PT Kasuari Solusi Teknologi.
Kemitraan strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, efektivitas, serta aksesibilitas solusi teknologi bagi instansi pemerintahan (SPBE) maupun sektor swasta di Papua. Dengan hadirnya kolaborasi ini, pemenuhan kebutuhan digitalisasi daerah tidak lagi harus sepenuhnya bergantung pada penyedia jasa dari luar pulau, melainkan mampu digerakkan secara mandiri oleh industri teknologi kreatif lokal yang responsif, adaptif, dan memahami betul karakteristik geografis serta sosiologis masyarakat setempat.
Portofolio Layanan IT Terintegrasi PT Kasuari Solusi Teknologi
Sebagai mitra teknologi resmi di wilayah Papua Barat Daya dan Papua Barat, PT Kasuari Solusi Teknologi menyediakan ekosistem solusi IT end-to-end yang komprehensif, andal, dan tersertifikasi untuk berbagai sektor kerja:
- Development Website & Mobile Apps: Rancang bangun portal profil instansi, aplikasi pelayanan publik, landing page korporat, hingga aplikasi mobile berbasis Android/iOS yang terintegrasi penuh.
- Infrastruktur Jaringan & Suplai Bandwidth: Instalasi jaringan internet kabel/nirkabel, manajemen pemeliharaan bandwidth server instansi, hingga instalasi sistem pemantauan keamanan CCTV terpadu.
- Sistem Informasi Geografis (GIS / Web-GIS): Pengembangan platform pemetaan wilayah digital, visualisasi data spasial daerah, dan integrasi sistem GIS untuk pendidikan, tata ruang, serta analisis komoditas wilayah.
- Strategi Digital Marketing & TIK: Pengelolaan media sosial profesional, optimalisasi kampanye branding digital, serta pengadaan perangkat keras TIK spesifikasi tinggi bersertifikasi untuk sektor publik dan swasta.

Sinergi yang berkelanjutan antara PT Telkom Indonesia dan PT Kasuari Solusi Teknologi diharapkan menjadi pemantik utama bagi lahirnya inovasi-inovasi berbasis kearifan lokal lainnya. Melalui komitmen pemberdayaan pengusaha asli Papua ini, jalan menuju perwujudan ekosistem digital yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing global di Indonesia Timur kini telah resmi dimulai.
